Selasa, 21 Desember 2010

Email Mencurigakan dari GMAIL? Resmi atau Pencuri akun??

Pengalaman ini baru pertama kali sya alami dari dulu sya memakai jasa email gratis pada Gmail. beberapa hari yang lalu (tanggal 7 Desember 2010) sya mendapatkan sebuah email yang mengatakan bahwa si pengirim adalah admin/pengelola dari situs penyedia jasa email Gmail yang mengharuskan sya untuk melakukan reply berisi nama email gmail,password dan lain-lain yang bersifat data pribadi jika tidak ingin akun Gmail Sya dihapus.

Hal ini sungguh sensitif dikarenakan email ini bersifat pribadi dan bukan hanya email untuk menampung surat-surat elektronik biasa.email ini sya pakai juga sebagai akun penunjang kegiatan bisnis online yang sya tekuni.Sangat BAHAYA jika sampai akun ini di bobol oleh orang-orang yang berniat jahat dan bertujuan menguntungkan diri sendiri.

*KLIK pada gambar untuk melihat gambar lebih jelasnya..



Aneh sekali karena akun gmail sya yang lain (sya punya 3 email pada Gmail) yang justru email biasa tidak mendapat peringatan/email yang sama. sungguh sangat ganjil??

Akhirnya dengan was-was dan penuh curiga Sya reply email tersebut dengan data palsu karena sangat tidak masuk akal jika admin dari Gmail menayakan Identitas membernya seperti itu secara random apalagi sampai menanyakan nama email dan pasword.

*KLIK pada gambar untuk melihat gambar lebih jelasnya..


Diatas adalah screenshot email kedua dari Admin Gmail (dengan alamat email pengirim yang berbeda) pada tanggal 15 Desember 2010 datang lagi email yang mengharuskan sya untuk melakukan reply berisi data yang lebih lengkap masih dengan keharusan menuliskan nama email dan password dan data yang lebih pribadi lagi.dengan catatan jika tidak direply dalam 48 jam maka akun akan di hapus.

Sekarang adalah tanggal 20 Desember 2010, surat terakhir tertanda tanggal 15 Desember harusnya jika benar email tersebut dari admin Gmail maka otomatis akun Gmail sya sudah di hapus dong?? hmm...sangat-sangat mencurigakan!! jadi teringat kasus yang menimpa saudara kembar sya yang juga pelaku bisnis online dimana emailnya di hack orang dan hampir saja uang yang ada dalam akun paypalnya hilang.

Walallahualam (who knows..), jika memang benar email tersebut adalah dari admin maka seharusnya email pertama dan kedua memiliki alamat email pengirim yang sama (konsistensi).

Jika kawan-kawan mendapat email serupa sebaiknya hati-hati saja,karena banyak hacker-hacker yang berniat jahat kepada pelaku bisnis online seperti kita apalagi yang newbie. Saran saya lakukan crosscheck dahulu dan ambil pengalaman kawan-kawan senior yang mempunyai pengalaman lebih dalam hal bisnis online. Apa ada pendapat atau pengalaman seperti ini juga menimpa anda??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar